MIXER adalah satu diantara alat paling utama yang kerap dipakai untuk bikin roti serta kue. Hal semacam ini karena mixer dipakai untuk mengaduk adonan roti atau kue seperti mencampurkan tepung, telur serta gula hingga bisa tercampur dengan rata. Seat Anda akan pilih mixer, Anda bisa memilihnya berdasar pada type mixer roti serta kemampuannya. Hal itu lantaran semasing alat pengaduk adonan kue serta roti itu mempunyai kemampuan tidak sama serta bisa sesuai berdasar pada jumlah kue yang bakal Anda bikin.

Pada intinya, ada 2 type dari mixer yang ada di market. Type pertama yaitu mesin roti planetary atau planetary mixer. Type pengaduk ini yaitu multipurpose atau mixer dengan 3 pengaduk serta bisa dilepaskan. Sebagian alat pengaduk itu mempunyai manfaat seperti sendiri yakni :

Whipper untuk bikin adonan cair seperti adonan untuk bolu, brownies, marble cake, butter krim maupun chiffon cake.
Dough hook untuk bikin adonan keras yang bakal dipakai untuk bikin roti manis, pizza atau roti tawar.
Beater berperan untuk mengaduk adonan cookies serta butter krim.

 

Baca Juga sejarah-mixer-roti-dan-oven-roti-di-indonesia/

Bila planetary mixer mempunyai kemampuan ukuran yakni 10, 20, 40, 50 serta 60 liter, jadi type mixer roti ke-2 yakni mixer spiral mempunyai ukuran tepung yakni 5, 8, 12, 15, 25 maupun 50 kg. Type mixer spiral ini didesain spesial untuk Anda yang menginginkan bikin adonan jadi lebih padat seperti untuk adonan pizza serta roti.

Hingga beberapa tidak kecil mempunyai ukuran yang lebih tidak kecil serta harga yang lebih mahal bila dibanding dengan planetary mixer. Sesuai sama namanya, type mixer ini dilengkapi dengan penutup spiral di sekitaran wadah atau loyang serta loyang itu bakal berputar saat mesin dinyalakan hingga adonan yang Anda bikin bakal jadi lebih rata. Hal yang perlu Anda ingat yaitu type mixer spiral ini tak dianjurkan dipakai untuk mengaduk adonan cake.

Terkecuali dibagi jadi 2 type, planetary serta spiral, mixer juga dibedakan berdasar pada kategorinya. Ada 3 buah kelompok yakni :

Standard dengan kemampuan 5 liter serta pas dipakai untuk dirumah, laboratorium. Dalam kelompok ini ada mixer dengan kemampuan 10 serta 20 liter, meskipun ada yang memiliki ukuran sampai 200 liter. Pengaduk adonan type floor mixer serta table mixer termasuk juga dalam kelompok standard.
Mixer pizza mempunyai ukuran 40 serta 60 liter dengan mesin yang lebih bertenaga lantaran untuk adonan keras.
Ergonomic mempunyai ukuran 60, 100 serta 140 liter. Wadah atau bowl mixer bakal diputar segera saat mixer menyala.

Untuk menjaga mixer yang kerap Anda pakai, Anda mesti memerhatikan dengan cermat permasalahan kebersihan terlebih dibagian yg tidak bisa dengan gampang dijangkau, hingga diperlukan botol semprot untuk menolong mencapai sisi yang sempit. Anda bisa mempersiapkan spons bersihkan piring, jeruk lemon atau mungkin dengan kombinasi cuka putih serta air, sabun bersihkan piring dan kain kering.

Langkah untuk bersihkan mixer roti supaya tetaplah bersih serta awet yakni :

Yakinkan mixer tak tersambung dengan sumber listrik.
Buang bekas adonan yang menempel serta seumpamanya bisa dibuang supaya mempermudah Anda waktu bersihkan.
Pisahkan sisi yang seumpamanya bisa dilepaskan seperti dibagian pengaduk.
Bersihkan ujung pengaduk mixer dengan sabun bersihkan piring.
Anda bisa memakai kombinasi air lemon atau kombinasi cuka putih+air supaya mixer lebih bersih serta bebas bau.
Pakai semprotan serta sikat gigi yg tidak terpakai untuk mencapai celah sempit.
Basuh serta keringkan.
Menginginkan beli mesin pengaduk roti? Mesin pengaduk roti adalah satu diantara keperluan ibu rumah-tangga yang menginginkan bikin kue. Dengan memakai mixer ini dalam bikin roti pastinya adonan semakin lebih halus serta tercampur dengan cara rata. Diluar itu dengan memakai mixer jadi adonan roti semakin lebih gampang tercampur dengan cara rata. Pada alat ini ada banyak tombol yang dipakai untuk mengaduk adonan roti dengan kecepatan yang tidak sama. Jika Anda memilikinya dirumah untuk yang barusan membelinya di bawah ini cara-cara menjaga mixer roti supaya lebih awet serta bisa dipakai dalam periode panjang.

Mengenai langkah menjaga mixer supaya lebih awet yakni :

Sebaiknya sebelumnya memakai mesin pengaduk roti ini awalilah dengan tahu tegangan yang dipunyai pada mixer. Cocokkan dengan tegangan yang dirumah Anda serta yakinkan kalau tegangan yang dipakai dapat lebih optimal. Jangan pernah Anda memakai mixer dengan tegangan yang tidak kecil serta pada kecepatan yang tertinggi mendadak bikin listrik tempat tinggal jadi mati. Jika kerap mati pastinya bikin kemampuan mixer jadi tak lancar.
Saat Anda telah tak memakai mesin pengaduk roti ini selekasnya cabut kabelnya dari stop kontak. Butuh Anda kenali kalau memakai mixer roti ini jauhi sangat lama memakai hingga mesin itu merasa panas. Hal semacam ini bakal menyebabkan pada rusaknya lilitan motor penggerak mixer Anda. Saat telah dimatikan sebaiknya jika menginginkan memakainya lagi berikanlah jeda lima belas menit untuk mendinginkan mesin motor yang dipakai.

 

Sesudah memakai yakinkan kalau selekasnya bersihkan serta mengeringkan mixer ini sampai bersih. Dalam membersihkannya awalilah pakai sabun pencuci piring supaya semua sisi mixer bersih serta tak meninggalkan bau amis. Taruh mixer dalam ruang tertutup umpamanya saja dalam kardus mixer atau tempat yang bersih. Maksudnya adalah untuk hindari ada debu atau terjadinya karat pada gagang mixer itu.
Jauhkan mixer ini dari jangkauan anak-anak supaya mixer ini tak dipakai sebagai benda mainan. Pastinya Anda butuh kenali jika memakai sebagai mainan serta jatuh pastinya bakal memengaruhi kemampuan mesin motor pada mixer ini. Umumnya jika jatuh jadi mixer bakal alami rusaknya. Hingga tidak akan dapat digunakan lagi terutama jika jatuh yang dihadapi sekian kali. Karenanya cermati dalam menaruh mixer serta yakinkan kalau keamanan penyimpanan jadi terjamin.
Lumasi di bagian mesin motor pada mixer ini. Maksudnya adalah untuk bikin kemampuan mesin mixer jadi lebih lancar. Diluar itu mesin mixer ini bisa jalan dengan lancar saat mengaduk adonan itu. Berikan minyak saat mixer roti itu setiap saat bakal memakainya. Hingga mesin itu akan dipakai dengan lancar saat mengaduk adonan itu.

Biasanya orang memiliki pendapat kalau semua suatu hal yang dirawat dengan telaten bakal awet. Pendapat ini berlaku juga pada pemakaian ARTL (Alat Tempat tinggal Tangga Listrik). ARTL yang dalam pemakaiannya selalu dirawat bakal awet. Walau sekian, terkadang rusaknya tidak bisa dijauhi. Oleh karenanya, terkecuali mesti tahu perawatan, butuh juga kuasai dengan baik perbaikan rusaknya satu ARTL, terlebih untuk mereka yang ikuti mata kuliah ini. Type perawatan serta perbaikan ARTL yang bakal dibicarakan pada poin ini yaitu perawatan serta perbaikan mixer biasanya.

 

baca lagi cara-merawat-berbagai-macam-oven-roti-dengan-efektif/

1) Perawatan Mixer
Beberapa langkah yang butuh dikerjakan dalam menjaga mixer supaya awet demikian juga pemakaiannya dituangkan dalam buku atau brosur pemakaiannya. Baca dengan saksama buku atau brosur panduan pemakaian mixer sebelumnya dipakai. Buku atau brosur panduan pemakaian mixer diikutkan dalam paket mixer pertama kalinya beli mixer. Check kehadiran buku atau brosur panduan itu waktu anda beli mixer. Bila tak ada, mita pada penjual. Janganlah beli mixer yg tidak dibarengi buku atau brosur panduan pemakaiannya.
Lakukan semuanya perintah yang diwajibkan dalam buku atau brosur itu waktu anda memakai mixer, serta jauhi semuanya yang dilarang anda kerjakan. Biasanya, buku atau brosur panduan pemakaian itu diisi beberapa langkah pemakaian seperti berikut :
(a) Check serta cocokkan keperluan tegangan suplei serta frekwensi kerja dengan tegangan terpasang serta frekluensi kerja ditempat anda bakal memakai mixer.
(b) Posisikan saklar pemilih kecepatan mixer pada posisi ‘0’.
(c) Masukan ke-2 tangkai pengaduk adonan pada lubangnya dengan pas sampai terdengan nada ‘klek’.
(d) Tusukkan ‘tusuk kontak’ dengan benar pada stop kontak sumber listrik AC tegangan 220 ~ 230 volt, 50 ~ 60 Hz. Perhatian! Besaran ini tak bisa dilanggar. Pelanggaran pada besaran listrik ini bisa mengakibatkan rusaknya fatal pada mixer. Pegangan dengan baik ujung tusuk kontak (bukanlah kabel penghantarnya) waktu menusukkan serta melepas tusuk kontak ke serta dari stop kontak
(e) Posisikan saklar pemilih kecepatan mixer pada posisi ‘1’. Janganlah segera memakai posisi tinggi (posisi 3). Motor mixer mesti berputar berbarengan ke-2 tangkai pengaduk adonan.
(f) Atur kecepatan mixer dengan perlahan-lahan, langkah untuk langkah. Dari cepat ke lambat, atau dari lambat ke cepat. Janganlah menghimpit atau menggeser saklah pemilih kecepatan dengan serampangan. Kecerobohan ini bisa mengakibatkan kerusakan lidah-lidah kontak saklar pemilih kecepatan mixer.
(g) Perhatian! Janganlah sangat lama menggerakkan motor mixer, sampai melebihi satu jam tanpa ada tidak bergerak. Penggunaan yang melibihi satu jam tanpa ada tidak bergerak bakal tingkatkan suhu panas motor serta bakal menyebabkan fatal. Keadaan itu bisa menyebabkan motor mixer terbakar.
(h) Bersihkan atau bersihkan bersih semuanya komponen mixer terkecuali bodinya sebentar sesudah dipakai supaya tak berjamur.
(i) Perhatian! Bodi mixer tak bisa dicuci. Didalam bodi mixer ada motor serta rangkaian kelistrikan mixer. Pencucian bodi mixer bakal membasahi motor serta rangkaian kelistrikan mixer. Hal semacam ini bisa menyebabkan motor mixer serta rangkaian kelistrikan mixer tersambung singkat (korsleting). Efek setelah itu yaitu motor serta rangkaian kelistrikan motor bakal terbakar saat digerakkan kembali.

2) Perbaikan Mixer
Pada urain terlebih dulu sudah diterangkan kalau rusaknya pada ARTL kadang-kadang tidak bisa dijauhi. Penyebabnya rusaknya alat rumah tangga listrik diantaranya dikarenakan oleh (a) kelalaian pengguna, umpamanya, tak ikuti panduan yang diikutkan pabrik seperti yang dicamtumkan pada name plate alat, brosur serta buku manual pengguna ; (b) bencana alam atau musibah, umpamanya tertimpa benda keras, terjatuh dari tempat ketinggian spesifik, terbenam lantaran banjir, terbakar lantaran lonjakan tegangan sumber yang mendadak berlangsung atau turut terbakar dalam musibah kebakaran serta banyak lagi penyebabnya yang lain. Oleh karenanya pengetahuan serta ketrampilan untuk melakukan perbaikan rusaknya itu butuh dipunyai, terlebih oleh mereka yang ikuti mata kuliah ini. Di bawah ini di jabarkan sebagian type rusaknya mixer serta beberapa langkah perbaikannya.
a) Motor mixer tak berputar
Motor mixer tak berputar lantaran tak ada arus listrik yang masuk kedalam motor mixer. Keadaan ini dikarenakan oleh ada rusaknya pada bebrapa sisi yang dilewati arus listrik yang menuju kedalam kumparan atau belitan motor, seperti : tusuk kontak, kabel pengantar, saklar pengubung kontak atau pemilih putaran, sikat, komutator, serta kumparan motor.
Langkah perbaikan yang butuh dikerjakan, yaitu :
(1) Check keadaan fisik tusuk kontak dengan penilaian mata telanjang dari peluang : terbakar, patah atau lepas dari jalinan kontak dengan kabel pengantar. Lalu, bila keadaan fisik tampak bagus, teruskan dengan kontrol jalinan kontak terminalnya dengan ujung kabel pengantar yang dikaitkan padanya dengan memakai multimeter (posisi ohm, taraf 10X). Bila jarum penunjuk multimeter bergerak ke kanan menuju ke titik ukur ‘0’ serta menunjuk nilai ukur spesifik, umpamanya 0 ohm atau mendekati 0 ohm serta tak bergerak dari nilai itu, jadi tusuk kontak mixer masihlah baik. Terkecuali keadaan itu, tusuk kontak rusak serta mesti ditukar dengan yang baru ;
(2) Check sambungan serta keadaan kabel penghantar, jangan pernah ada yang lepas. Lalu pakai multimeter (posisih saklar tentukan pada poisisi ‘ohm’, taraf 10X) untuk mengecek keadaan kabel jangan pernah alami putus ‘dalam’. Putus ‘dalam’ berarti kawat pengahantar yang ada didalam selubung isolasi penghantar ‘patah’ atau terputus, hingga titik atau posisi putusnya tak terjangkau lewat indra mata, hingga butuh dideteksi keadaannya dengan alat ukur multimeter atau ohm mtr. ;
(3) Check keadaan sikat (kiri-kanan), jangan pernah patah, aus atau pegas tekannya lepas hingga hilang kontak pada komutator-sikat-belitan stator-saklar-kabel penghantar-tusuk kontak. Sikat yang patah, sangat aus atau pegas tekannya hilang bisa mengakibatkan hilangnya jalinan kontak pada belitan ‘rotor serta ‘stator’ motor mixer. Mengakibatkan motor mixer tidak bisa tersuplei arus listrik serta tak berputar. Bila sikat dalam keadaan patah, sangat aus atau kehilangan pegas tekan, jadi sikat mesti ditukar dengan yang baru.
(4) Check keadaan lamel komutator. Jangan pernah ujung belitan rotor terputus kontak dengan lamel komutator, atau belitan rotor telah terbakar. Bila semu ujung belitan rotor terputus dari lamel komutator atau belitan rotor telah terbakar, jadi motor mixer akan tidak berputar.
(5) Check keadaan jalinan belitan stator (kiri-kanan) dengan memakai ohm mtr. (multimeter) jangan pernah terbakar atau terputus. Bila terbakar atau putus, jadi motor mixer akan tidak berputar.
b) Motor mixer tak berputar, namun berdengung
Keadaan atau rusaknya yang mengakibatkan motor mixer tak berputar, namun berdengung yakni belitan medan bantu atau medan putar atau medan paling utama stator ada yang hubung singkat. Demikian juga perihal bila belitan rotor motor mixer ada yang hubung singkat. Hubung singkat pada belitan stator atau rotor motor mixer mengakibatkan motor mixer kehilangan peristiwa putar, disamping itu arus listrik tetaplah mengalir. Mengakibatkan, motor berdengung sampai bergetar. Bila keadaan ini dilewatkan berjalan lama sekitaran 10 – 30 menit, jadi belitan stator serta rotor bisa terbakar.
Langkah perbaikannya yaitu ubah kumparan bantu atau kumparan paling utama stator motor, atau ubah kumparan rotor motor mixer. Pergantian belitan stator bisa dikerjakan sendiri atau dipercayakan pada tukang service. Bila pengantiannya dikerjakan sendiri jadi ada banyak hal praktis yang bisa anda dikerjakan, yaitu : (1) Cermati serta tulis dengan jeli ukuran kawat e-mail yang dipakai semasing type belitan ; (2) Cermati serta gambar dengan pas arah putaran belitan semasing belitan (belitan medan bantu, belitan medan paling utama, serta belitan rotor). Baca buku yang spesial mengulas mengenai langkah menggulung belitan (kumparan) motor listrik ; (3) Panjang atau jumlah lilitan pada semasing kumparan tak perlu sangat dipersoalkan, namun cukup anda menimbang dengan jeli bobot kawat e-mail yang diperlukan semasing type kumparan ; serta (4) ketika anda menggulung disarankan anda memakai sarung tangan yang lembut serta terbuat dari kain ‘Cotton’, hingga peluang lecetnya isolasi kawat e-mail lantaran dampak kerancuan segera dengan tangan anda yang mungkin saja lembab atau basah, atau rusak lantaran goresan kuku anda bisa dijauhi. Lalu, janganlah menarik kawat e-mail sembari menggesekkannya waktu lakukan penggulungan, lantaran bisa melecetkan isolasi kawat e-mail.

c) Motor mixer berputar, namun keluarkan percikan bunga api.
Rusaknya ini berlangsung lantaran jalinan kontak pada sikat serta komutator tak rata atau kurang cocok. Langkah perbaikannya yaitu : (1) Check sikat motor, jangan pernah sikat telah tak cocok tutup atau menyambungkan kontak sikat dengan lamel komutator dengan baik ; serta (2) Check keadaan sikat, ubah bila telah sangat pendek hingga kecekungan permukaannya tak akan menutupi atau menyambung jalinan pada sikat dengan lamel-lamel komutator rotor.

d) Motor mixer berputar, namun bergetar
Keadaan mixer berputar, namun bergetar bisa dikarenakan oleh sebagian rusaknya yang berlangsung pada system mekanik motor, seperti : (1) Sikat motor yang dipakai sangat keras (kepadatannya tidak cocok dengan kepadatan sikat aslinya) ; (2) Permukaan lamel-lamel komutator telah tak rata dengan cara siklus, hingga sikat loncat-sangkut pada lamel yg tidak rata ketika rotor berputar ; (3) Gigi kopel antar tangkai pengaduk serta rotor telah cukup aus atau terdapat banyak giginya hilang atau patah ; (4) Putaran as (poros) rotor telah tak sentris lagi. Keadaan ini biasanya dikarenakan oleh keruskan bearing (lahar) dudukan rotor (muka serta belakang), atau tempat tinggal dudukan bearing sudah berubah lantaran dampak panas yang terlalu berlebih waktu dipakai.
Langkah perbaikan yang butuh dikerjakan pada keadaan rusaknya terasebut, yaitu : (1) ubah sikat untuk rusaknya pertama, pakai yang asli ; (2) Ubah rotor, lantaran pada keruskan ke-2 ini perbaikannya begitu sulit dikerjakan. Membutuhkan peralatan spesial untuk mengerjakannya. Serta bisa jadi harga peralatan khsus itu lebih mahal daripada harga rotor ; (3) Pada keruskan ketiga, ubah gigi kopel dengan yang baru ; (4) Disamping itu, rusaknya ke empat begitu susah diperbaili, terkecuali ganti bearing, rotor, serta tempat tinggal dudukan rotor. Biasanya tempat tinggal dudukan rotor tak di jual terpisah, bahkan juga tersambung segera dengan bodi mixer. Jadi pergantiannya membutuhkan bodi mixer lain atau bodi baru bila ada yang di jual.

e) Motor mixer berputar, namun waktu digerakkan atau kabel penghantarnya bergerak terkadang motor tak bergerak atau berputar
Keadaan motor mixer berputar, namun waktu digerakkan atau kabel pengtarnya bergerak terkadang motor tak berputar bisa dikarenakan oleh : (1) rusaknya pada system sikat ; serta (2) kabel penghantar alami putus dalam. Langkah perbaikannya yaitu : (1) Check system sikat, mungkin saja ada satu diantara sikat itu yang terlepas pegas tekannya. Perbaiki! Baiknya ditukar saja dengan yang baru. Ingat janganlah ganti sikat cuma satu atau samping saja, hal semacam ini punya pengaruh pada keseimbangan desakan sikat pada komutator motor ; serta (2) Ubah kabel penghantar dengan yang baru. Biasanya kabel penghantar ada serta di jual terpisah. Harga persetnya Rp 3. 500 pada th. 2004.

f) Motor mixer berputar, namun keluarkan nada kasar
Motor mixer berputar, namun keluarkan nada kasar biasanya dikarenakan oleh rusaknya pada bearing as rotor. Ada satu diantara atau sebagian dari peluruh bearing yang sangat aus pada lingkaran bearing atau telah pecah. Rusaknya ini berikan kesempatan rotor alami sentakan atau lentingan pada lingkaran dalam bearing waktu motor berputar sampai keluarkan bunyi gemerincing yang kasar.

g) Motor mixer berputar, namun pengaduk adonan tak turut berputar
Motor mixer berputar, namun pengaduk adonan tak turut berputar bisa di pastikan kalau rusaknya berlangsung pada gigi kopel yang berperan menggenggam tangkai pengaduk serta tersambung dengan gigi putar rotor telah aus. Hanya satu langkah penanggulangan pada rusaknya ini yaitu menganti gigi kopel dengan yang baru.